Mengenal beragam jenis kabel serta aplikasi pada perangkat audio video

Anda baru saja membeli blu-ray player dan tv plasma, dan anda tidak ingin menunggu pihak toko untuk mengirimkan dan memasangkan untuk ada. Anda ingin membawa segera pulang perangkat tersebut dan memasangkan sendri.

Tetapi banyak sekali pilihan kabel di toko tersebut. Apakah anda harus membeli semua jenis kabel yang ada atau cukup satu buah kabel yang ada? Anda juga segan untuk bertanya pada wiraniaga toko tersebut karena tidak begitu yakin akan saran yang diberikan olehnya.

Berikut adalah panduan singkat mengenai jenis – jenis kabel yang di jual di pasar dan kegunaannya.

Pendahuluan

Untuk perangkat hiburan kita mengenal kabel sinyal dan kabel listrik. Kabel sinyal dibagi menjadi menjadi dua yaitu sinyal audio (suara) dan sinyal video (gambar). Untuk sinyal audio kita dapat dibagi menjadi dua yaitu sinyal audio analog dan sinyal audio digital – begitu pula untuk sinyal video kita mengenal sinyal video analog dan sinyal audio digital. Sedangkan untuk kabel listrik dapat di bagi menjadi dua yaitu kabel listrik ac yang terdapat pada stop kontak di perumahan dan gedung dan kabel listrik dc yang terdapat pada kendaraan bermotor.

A. KABEL AUDIO

Kabel Audio dapat di bagi menjadi dua bagian yaitu kabel audio: kabel audio analog dan kabel audio digital.

1. Kabel Audio Analog

Kabel Audio Analog – dalam bahasa sehari – hari kita tidak pernah menyebut analog karena umumnya apabila kita menyebut kabel audio semua orang berasumsi bahwa kabel yang di maksud adalah kabel audio analog. Sub Kategori ini dapat dibagi menjadi tiga bagian: (1) Kabel Audio Analog dengan tegangan dan daya sangat rendah seperti kabel mikrofon, gitar dan phono (2) Kabel Audio Analog dengan tegangan dan daya rendah seperti kabel audio, sub woofer, ipod (multi media), multi channel, kabel untuk alat musik elektrik (keyboard, piano electric dll), kabel studio (3) Kabel Audio dengan tegangan dan daya yang relatif besar seperti kabel speaker.

a. Kabel Audio Interkonek

b. Kabel Sub-Woofer

c. Kabel Ipod (kabel multi media)

d. Kabel Phono

e. Kabel Audio Multi Chanel

f. Kabel gitar dan mikrofon

g. Kabel studio dan alat musik listrik

d. Kabel Speaker

2. Kabel Audio Digital

Kabel audio digital menyalurkan sinyal audio dalam bentuk data digital. Kelebihan koneksi dengan kabel digital adalah suara dengan noise level serta interfensi yang rendah. Kabel audio digital yang terdapat di pasar saat ini adalah:

1.2.1. Kabel Audio Digital Coaxial

1.2.2. Kabel Audio Digital Optical

B. KABEL VIDEO

Seperti kabel audio kabel video dapat di bagi menjadi dua kategori yaitu kabel video analog dan kabel video digital.

1. Kabel Video Analog

Kabel Video Analog – kita tidak pernah menyebutkan kata analog untuk kategori ini.

a. Kabel Video Komposit

Kabel video komposit adalah koneksi kabel video standard yang mampu menghantarkan sinyal video dengan resolusi maksimal 330 lines (garis). Cara mengenali kabel ini adalah kabel coaxial tunggal dengan konektor (jek) rca berwarna kuning. (Kadang-kadang di jual bersama kabel audio stereo). Untuk pemakaian kabel yang panjang sangat di sarankan untuk menggunakan kabel video komposit dengan impedansi 75 ohm. Apabila perangkat anda sudah memiliki teknologi yang lebih maju sebaiknya tidak menggunakan kabel ini – gunakan lah komponen video atau HDMI untuk hasil yang maksimal.

b. Kabel S-Video

Kabel S-Video dapat menghantar gambar visual dengan resolusi sampai dengan 400 lines (garis). Kabel S-video membagi sinyal visual menjadi dua komponen warna yaitu c dan y. Kabel ini memberikan tampilan gambar lebih baik dibandingkan dengan kabel komposit. Cara mengenali kabel ini adalah kabel tunggal dengan konektor s-video 4 pin atau 9 pin.

c. Kabel Video Komponen

Kabel video komponen mampu menampilkan gambar dengan resolusi 480p. Kabel ini membagi sinyal visual menjadi tiga komponen warna yaitu Y, Cr dan Cb. Cara mengenali kabel ini adalah terdiri dari tiga buah kabel coaxial dengan konektor (jek) rca warna merah, biru dan hijau. Kabel ini memberikan koneksi video analog yang terbaik dibandingkan komposit dan s-video.

d. Kabel RGB

Kabel RGB adalah kabel sinyal video analog yang terbaik – koneksi ini umumnya hanya terdapat pada perangkat video professional. Versi terbaik dari kabel RGB adalah RGB HV yang sering di gunakan professional pada instalasi high – end.

2. Kabel Video Digital

Kabel Video Digital menghantarkan sinyal video dalam bentuk data digital.

a. Kabel DVI

Kabel DVI (digital visual interface) adalah koneksi video digital yang menghantarkan sinyal data visual bandwidth tinggi antara sumber gambar (DVD player, Blu-Ray, dll) dengan perangkat display (TV plasma, Projector, Monitor, dll) Kabel ini memiliki proteksi konten video yang di sebut high-bandwidth digital content protection (HDCP) menawarkan koneksi digital yang aman. Koneksi DVI mampu menghantarkan tampilan visual HDTV dengan resolusi 720p, 1080i and 1080p.

C. KABEL AUDIO VIDEO

Demi tujuan kemudahan pemasangan beberapa perusahaan menciptakan koneksi gabungan antara kabel audio dan kabel video. Kabel audio-video juga dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu kabel audio-video analog dan kabel audio-video digital.

1. Kabel Audio Video Analog

a. Kabel Audio Video Analog

Kabel audio video analog adalah gabungan antara kabel audio analog dan kabel video komposit. Kabel ini menghantarkan sinyal audio stero dua channel serta sinyal video komposit 330 lines. Cara mengenali kabel ini adalah kabel terdiri dari tiga buah kabel coaxial dengan konektor (jek) rca warna merah (sinyal audio channel kanan), rca warna putih atau hitam (sinyal audio channel kiri) serta rca warna kuning (sinyal video komposit.

b. Kabel Audio Video S-cart

2. Kabel Audio Video Digital

a. Kabel HDMI

Kabel HDMI (high-definition multimedia interface) menghantarkan sinyal digital audio serta video tanpa kompresi. Pada kabel HDMI juga diterapkan teknologi anti pembajakan HDCP (high-bandwidth digital content protection). Pada saat artikel ini ditulis kabel HDMI telah dirilis versi 1.3b yang memiliki kemampuan hantaran sinyal audio video dengan bandwith lebih baik dari versi-versi sebelum. Kabel ini mampu menjalankan aplikasi teknologi terkini seperti menhantarkan data Dolby TrueHD dan DTS-HD yang terdapat pada Blu-Ray player atau HD DVD player.

b. Kabel FireWire

Kabel IEEE1394 (atau FireWire atau i.LINK) adalah koneksi sinyal audio-video yang fleksibel yang menghantarkan sinyal HDTV dengan format video MPEG2 ke perangkat D-VHS recorders. Kabel ini juga men-support koneksi daisy-chaining.

D. KABEL LISTRIK

1.. Kabel Listrik AC

2. Kabel Listrik DC

E. KABEL DATA NETWORK

Kabel Cat5/6 – Kabel Category 5, 5e and 6 adalah kabel data kecepatan tinggi yang biasa digunakan untuk koneksi internet kecepatan tinggi serta jaringan network rumah. Cat 5 memiliki daya hantar sampai dengan bandwidth 100 MHz / 100 Mbps. Cat 6 memiliki daya hantar 200 MHz dan di rekomendasikan untuk Eternet Gigabit (1,000 Mbps). Sedangkan Cat 5e adalah versi enhanced dari Cat 5. Cara mengenali kabel ini adalah kabel dengan konektor (jack) eternet RJ-45.

Demikian artikel singkat tentang cara mengenali jenis kabel serta aplikasi nya pada perangkat hiburan anda.


Salam,

Herwin Gunawan

www.vokuz.com

This entry was posted in Jenis Kabel and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>